BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Juni 11, 2012

Welcome Holiday!


GRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH!
WELCOME HOLIDAY-------
betapa senangnya gue saat tau kalo gue bisa mempertahankan posisi pararel gue di 3besar :')
Terimakasih Tuhan Yesus, nilai rapot memuaskan. kerja keras gue, air mata gue, segala macam bentuk intimidasi dan rasa tertekan gue terbayar sudah :"")
ini secara khusus gue persembahkan buat orang-orang yang selama ini udah support gue. THANK YOU! I'M NOTHING WITHOUT YOU, ESCPLLY GOD, MY SAVIOR! <3 tons of hug for you all :_DDDD
oh iya I'm officially 12grade, oh finally. 
and it's almost one year in Malang...... nggak kerasa ya *kerasa deng* hehehehe
kedepannya gue berharap semoga gue bisa lebih rajin lagi, bisa lebih baik lagi, supaya apa yang gie cita-citakan tercapai. yeaaaa asoy HOLIDAY BE NICE PLEASE!

Juni 02, 2012

Forgive to Forget.


Memaafkan seseorang adalah sebuah janji, janji bahwa kamu tak akan pernah menggunakan kesalahannya di masa lalu tuk membalasnya. - @juliaperrez


Hidup kita tidak lepas dari yang namanya 'kesalahan'. Manusia itu tidak sempurna. Apapun itu, pasti manusia punya kekurangan yang memicu 'kesalahan' tersebut. Entah dengan orang tua, teman, pacar, lingkungan, Tuhan sekalipun.  Tidak lepas dari semua itu kesalahan yang kita perbuat pada sesama bisa diperbaiki dengan cara apapun sesuai dengan tingkat kesalahan yang diperbuat. Lega rasanya kalau sudah ada lampu hijau dari kesalahan yang diperbuat, atau lebih singkatnya kata 'Maaf'. That is a magic word. Easy to say, but Hard to admit it. Siapapun anda jika melakukan kesalahan, selayaknya adalah meminta magic word tersebut kepada mereka yang anda kecewakan. Sayangnya, terkadang susah untuk memaafkan orang lain, sekalinya sudah keluar kata maaf, tidak semudah itu untuk melupakan. That’s the point. ‘Easy to forgive but hard to forget it’.
Saya tertarik untuk merefleksikan kata-kata yang saya kutip langsung dari akun twitter Julia Perez. Sebelumnya siapa sih yang nggak kenal Julia Perez? Semenjak kejadian putus cintanya dengan Gazton, akun twitternya dipenuhi dengan banyak quotes yang sesuai dengan isi hatinya saat itu, salah satunya yang saya kutip ini. Kata-kata tersebut memaksa saya untuk mengengok kisah-kisah di masa lalu. Beberapa masih terkenang dan masih tersisa luka, beberapa sudah hilang tertelan waktu. Saat anda di posisi orang yang bersalah, apapun akan anda lakukan untuk memperbaiki keadaan agar semuanya menjadi baik. Tetapi lain halnya jika anda di posisi orang yang merasa disakiti, dikhianati, atau apalah sejenisnya. Memaafkan itu memang tidak semudah untuk mengucapkan kata ‘sayang’ pada pasangan anda, tidak semudah membalikan telapak tangan. Harus punya sejuta alasan serta pertimbangan untuk bisa mengeluarkan magic word tersebut.
Belajar dari pengalaman pahit yang saya dapat, sebisa mungkin saya tidak mengingat kesalahan orang tersebut, tidak mengungkitnya kembali bahkan membicarakannya. Besar kecilnya permasalahan tergantung dari pribadi kita sendiri bagaimana menanggapinya. Rasa kecewa yang teramat dalam membuat saya untuk sulit memaafkan mereka semua, setelah itu rasa itu berubah menjadi dendam. Menurut saya, ini natural, ini hal biasa dan wajar dilakukan oleh remaja seusia saya yang belum tahu penuh apa itu arti memaafkan dengan ikhlas. Perlahan tapi pasti, saya sadar akan tiada guna menyimpan rasa dendam. Justru luka di masa lalu saya yang akan membuat saya selalu terjerat dan tidak dapat melangkah. Enjoy every little things in your life, because life goes on, you can’t stop it until God say enough. Coba buat lupain semua itu, buka pintu maaf buat mereka semua. Lepas dari semua itu, tantangan yang sesungguhnya muncul. Ketika semua arti ‘maaf’ itu akan dipertanyakan.
Jika anda sungguh memafkan orang lain, anda mencoba untuk tidak mengingat lagi apa yang mereka perbuat pada anda, hal apapun itu, kejadian yang berhubungan dengan permasalahan itu, membuka lembaran baru yang berawal dari titik terang, itulah arti memaafkan yang sesungguhnya. Saat kata maaf itu dipertanyakan, anda harus tegas menyikapinya, entah bagaimana cara anda, because everyone have different way to solve their own problems. Orang yang punya kebiasaan mengikhlaskan apapun yang tejadi dalam hidupnya, akan selalu dilancarkan setiap rencananya. Percaya? Ya you should! Pegang teguhlah kata-kata tersebut, bebaskan diri anda dari jeratan masa lalu. Jika anda merasa hidup ini terasa berhenti sampai disini, coba berfikir bahwa didepan sana masih banyak kesempatan yang menunggu anda. Jika anda siap memaafkan orang yang menyakiti anda, anda juga siap untuk menerima semua kenyataan yang ada.
Bagi mereka yang sulit memberikan kata maaf, pasti ada situasi dimana anda ingin sekali membalas perbuatan mereka. Simple, anda ingin mereka merasakan apa yang anda rasakan. Jika anda pernah melakukan hal yang seperti itu, rasanya perlu di pertanyakan, apakah anda sudah ikhlas memaafkan dia? Memaafkan mereka? Karena sesungguhnya balas dendam itu tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah, justru itu akan menambah masalah dan membuat air yang mulai jernih menjadi keruh. Diperparah lagi dengan putusnya hubungan komunikasi. Rasanya miris, kejujuran, memaafkan, ikhlas, dan melupakan memang mahal harganya. Tidak dapat dibayar dengan apapun. Tetapi itu semua bisa dilakukan atas dasar niat dalam diri anda, dan anda ingin terbebas dari segala macam belenggu atau beban pada masa lalu.
Tanpa kita sadari setiap keputusan yang kita ambil mempunyai nilai positif dan negatif tersendiri, dan setiap tindakan itu juga mencerminkan pola fikir kita masing-masing manusia. Ada orang bilang, sifat manusia akan terlihat pada saat ia merasa terpancing untuk marah. Saya setuju dengan pernyataan tersebut. Karena apa? Disaat posisi kita sedang marah, kesal, atau sejenisnya, terkadang kita menjadi lupa akan segalanya, kita menjadi tak terkontrol, selanjutkan akan mengambil keputusan secara langsung tanpa adanya pemikiran kedepannya. Tetapi justru ada juga tipe orang yang keep calm, ia lebih melihat masalah tersebut dari sisi positif, barulah ia mengambil keputusan. Begitu juga untuk memaafkan orang lain, jangan melihat permasalahan atau kesalahan mereka dari sisi negatif terus menerus, jika begitu anda tidak akan pernah menemukan titik temu, tetapi beda jika anda menggali terterus permasalahan dari sisi positif, rasanya akan mudah untuk anda memaafkan orang lain dengan ikhlas tanpa merencanakan untuk balas dendam menggunakan kesalahannya yang dulu.
            Intinya, dalam menjalani kehidupan ini, anda pasti akan dihadapkan oleh banyak tantangan yang kadang tak terduga, bahkan kadang anda merasa putus asa. Tidak ada gunanya balas dendam dengan masa lalu. Masa lalu bijaknya dijadikan sebagai bahan acuan untuk melangkah kedepan, apapun itu kesalahan orang fikirkan kerugiannya jika anda tidak mengikhlaskan itu semua terjadi. Hidup anda terlalu berharga untuk menangisi, mengenang, menyesli apa yang sudah terjadi. Jadi, mulai dari hari ini ikhlaslah dalam memberi kata maaf pada siapapun, selain itu buang jauh-jauh kata benci dan niatan anda untuk balas dendam, doakan mereka yang telah menganiaya kamu. Itu semua akan terasa lebih mudah jika anda tidak mengeluh dan terus memberi sugesti positif kedalam diri anda sendiri. So, kapan lagi batin bisa lega? Lakukan sekarang atau anda akan seperti bayang yang semu mengikuti kejamnya masa lalu.