BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Desember 20, 2012

Labirin&Senter


Sadar nggak sih kalau hidup itu sebuah pilihan? Pilihan untuk lo duduk atau berdiri, untuk menangis atau tertawa, untuk jalan terus atau berhenti maupun berbelok atau bahkan hanya sekedar jalan ditempat. Pernah nggak sih lo ngerasa seperti “kehilangan jati diri”? lo tau siapa diri lo tapi sayangnya lo nggak bisa mendeskripsikan itu, lo tau perubahan diri lo maupun orang-orang disekitar lo tapi lo nggak bisa jelasin kenapa atau apa sebabnya. Disaat banyak hal yang berubah dan lo nggak mampu nanggepin perubahan tersebut. Disaat lo “sok” kuat padahal setiap malam lo nangis sambil menjerit tanpa ada orang yang tau lo kenapa. Disaat lo butuh bantuan orang buat lepas dari lingkaran setan ini tapi lo nggak tau minta tolong ke siapa. Disaat banyak banget yang mau lo ungkap tapi nggak tau harus mulai dari mana. Disaat lo dibayang-bayangi rasa takut akan banyak orang yang bakalan jahat sama lo. Disaat kebaikan yang lo kasih nggak bisa diterima oleh orang lain atau bahkan di salah gunakan. Disaat nggak ada yang dukung lo satu orang pun. Disaat lo ngerasa lo bisa lo yakin akan suatu hal tapi nyatanya nggak seperti yang lo harapkan. Disaat lo iri liat kehidupan orang lain. Dan yang terakhir adalah..............disaat lo nyalahin diri lo sendiri tentang semua kejadian ini.

Sekarang ini lo seperti masuk ke dalam labirin yang gelap, hanya sendiri, dan lo hanya ditemani oleh sebuah senter. Lo terus mencari titik terang dari labirin itu, banyak jalan buntu untuk menuju titik terang tersebut, setiap hari lo coba lo cari sampai terkadang lo jatuh, lo capek dan lo mulai menyerah akan sebuah jalan buntu. Senter..  apa lo pernah berfikir sampai kapan senter itu mati dan nggak bisa nemenin lo lagi buat nyari titik terang? Apa lo pernah berterima kasih kepada senter itu karenanya lo bisa terus nyari jalan keluar meski gelap dan terlihat sia-sia. Pernah nggak lo bayangin masuk labirin yang gelap tanpa adanya sedikit bantuan cahaya? Dan sekarang ini yang lo bisa cuman nyesel, nangis, berbeban berat seolah-olah ada tanda tanya besar yang ada di otak lo “kapan gue bisa sampe ditempat tujuan dan menemukan titik terang tersebut?”
Tanpa lo sadari, disitulah arti kehidupan lo yang sebenernya, karena apa? Dari situ lo bisa banyak tau dan banyak belajar tentang orang di sekeliling lo. Apakah mereka beneran “tulus” atau nggak? Beneran peduli atau sekedar ingin tahu? Orang yang sekarang hidupnya mulus-mulus aja belum tentu dulunya juga enak, pasti mereka sudah berpengalaman dengan labirin dan  sahabat setianya yaitu senter. Tanpa lo sadari dibalik setiap jalan atau masalah yang lo hadapi lo bisa belajar buat mengontrol diri lo, buat selalu berfikir positif, dan pastinya bisa memberikan manfaat buat orang sekitar lo. Saat lo lagi nyari titik terang dari segala macam masalah kehidupan lo, cuman senter temen lo. Senter itu adalah Tuhan, dan batreinya adalah sebuah doa. Jadi, yang tau berapa lama senter lo hidup cuman lo, sejauh mana lo berdoa untuk mencari titik terang dari setiap tujuan yang lo cari.

Perubahan itu wajar, setiap orang pasti pernah merasakannya. Begitu juga kehidupan pasti ada pasang dan surutnya, semakin kita tetap teguh melihat sekaligus melangkah kedepan semakin kebal iman atau sifat lo menghadapi sebuah kenyataan hidup yang kita tau nggak semulus jalan tol. Yap, semoga masing-masing dari kita selalu punya senter kehidupan sesuah atau seberat apapun masalah yang lo hadapin, kerna di dunia ini nggak ada orang yang nggak ada masalah ya kecuali orang yang udah meninggal JJJJJ so, Be Tough!

November 08, 2012

The First FlashMob in Mater Dei SHS!!!





I SHUD PROUD WITH MY EX-SCHOOL. IT WAS COOL GUYS! #HBDMD23THN!

this..


Berbeda lingkungan pasti berbeda pula cara bergaulnya - @JakartaKeras

Tertarik banget sama tweet di atas, berhubung adminnya JktKeras kalo ngetweet itu subuh jadi tiba-tiba gue kebangun kerna bunyi sirine sahur okelah gue langsung buka twitter, gatau kenapa waktu baca itu kayak ada jleb momentnya tersendiri. "woy ini yang gue rasain" semacam ada triakan dari dalem hati, padahal gue belum sepenuhnya sadar -.- okelah gue nganggepnya itu sebuah gejolak yang sudah lama gue pendam. 
Kenapa ya? Harus bagaimana ya? Pertanyaan itu rasanya muncul terus tanpa permisi, jalan-jalan difikiran gue. Udah satu tahun gue disini, tapi kenapa ya gue masih selalu ngerasa jadi orang asing? Kadang gue pengen banget ngetawain diri gue sendiri, payah payah payah di kota kecil tapi kenapa justru malah merasa kecil. Gue jadi inget guru toefl gue kan, beliau bilang lebih baik ada di tempat kecil tapi kita akan menjadi besar, dari pada kita ditempat yang besar tetapi malah merasa kecil.
Complicated, itu satu kata yang bener-bener pas banget lah. Gue selalu ngerasa kalo gue berada di lingkaran setan dan gue gatau gimana caranya keluar. Kembali lagi, 16tahun berbanding dengan 1tahun, it’s too different, too far! Coba deh lo bayangin gimana rasanya kerja sama, sama orang yang nggak mau diajak kerja sama, ummm atau coba lo bayangin hidup berkelompok, kemana-mana harus bareng, satu diceritain yang lain juga harus diceritain, semacem ada ikatan yang nggak bisa lepas, kalo lepas dan pindah ke kelompok lain, celakah lah kamu karena kamu masuk kandang singa.
HAHAHHAHAAH anjing........gue kenapa jadi gini ya? Please kasih tau gue gimana cara gue bertahan disini, banyak orang bilang ‘sabar ret tinggal beberapa bulan lagi’ ngerti gue ngerti, tapi apakah setelah lulus SMA gue diizinkan kembali ke lingkungan gue? Nyaaaaaaaanyaa I don’t think so. I guess my mom&daddy thinks BRAWIJAYA university is the right place for me. singhhhhhhhhhhhX_X wanna die! They don’t know how hard I try to survive in this ‘little hell’. *free-puk-puk* dear somebody out there u shud hug me and say everything gonna be alright. :””””
Gimana cara ngerubah kebiasaan gue ya? Gue bener-bener terbiasa hidup di lingkungan yang solid, bisa diajak kerja sama, apa adanya, nggak main belakang. Oh God......gue bener-bener gamau ngeluh terus, gue malu banget cerita ke temen-temen gue yang disekolah lama, karena apa? Gue cuman diketawain doang katanya.....’njing masalah kecil doang ret? Hahahahha tai deh semuanya permainan anak sd kayak gitu mah, masa lo gitu aja lenje sih?’ ya terus gue mesti gimana? :””
Kembali lagi lah pada intinya semua itu tregantung diri masing-masing aja, kalo lo tau dan bisa ngubah presepsi diri lo tentang orang lain, gue yakin pasti bisa bertahan. Mungkin disisa akhir masa gue di SMA ini gue bakal pake kaca mata kuda, yea sedih banget tapi itu lebih baik dari pada komen A munculnya malah A+B zzzzzz maunya apa -.-
Overall, gue percaya banget kalo Tuhan punya rencana menempatkan gue disini, meski sakit gue ngerasa kalo gue akan dapet pelajaran yang super berharga disini, selain itu pengalaman-pengalaman yang bakal jadiin pribadi gue yang lebih kuat dari semula........

Juli 16, 2012

Welcome XIIS4

Liburan sudah berakhir..……
Nggak kerasa banget 5 minggu, 2 minggu dihabiskan di malang dan sisanya di jakarta
Finally, hello senior class!!
Semoga aja dikekelas ips yang baru bisa kompak terus bisa nambah pengalaman baru lagi :D
Yang paling pasti bisa LULUS dengan nilai yang memuaskan \=D/

Juni 11, 2012

Welcome Holiday!


GRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAH!
WELCOME HOLIDAY-------
betapa senangnya gue saat tau kalo gue bisa mempertahankan posisi pararel gue di 3besar :')
Terimakasih Tuhan Yesus, nilai rapot memuaskan. kerja keras gue, air mata gue, segala macam bentuk intimidasi dan rasa tertekan gue terbayar sudah :"")
ini secara khusus gue persembahkan buat orang-orang yang selama ini udah support gue. THANK YOU! I'M NOTHING WITHOUT YOU, ESCPLLY GOD, MY SAVIOR! <3 tons of hug for you all :_DDDD
oh iya I'm officially 12grade, oh finally. 
and it's almost one year in Malang...... nggak kerasa ya *kerasa deng* hehehehe
kedepannya gue berharap semoga gue bisa lebih rajin lagi, bisa lebih baik lagi, supaya apa yang gie cita-citakan tercapai. yeaaaa asoy HOLIDAY BE NICE PLEASE!

Juni 02, 2012

Forgive to Forget.


Memaafkan seseorang adalah sebuah janji, janji bahwa kamu tak akan pernah menggunakan kesalahannya di masa lalu tuk membalasnya. - @juliaperrez


Hidup kita tidak lepas dari yang namanya 'kesalahan'. Manusia itu tidak sempurna. Apapun itu, pasti manusia punya kekurangan yang memicu 'kesalahan' tersebut. Entah dengan orang tua, teman, pacar, lingkungan, Tuhan sekalipun.  Tidak lepas dari semua itu kesalahan yang kita perbuat pada sesama bisa diperbaiki dengan cara apapun sesuai dengan tingkat kesalahan yang diperbuat. Lega rasanya kalau sudah ada lampu hijau dari kesalahan yang diperbuat, atau lebih singkatnya kata 'Maaf'. That is a magic word. Easy to say, but Hard to admit it. Siapapun anda jika melakukan kesalahan, selayaknya adalah meminta magic word tersebut kepada mereka yang anda kecewakan. Sayangnya, terkadang susah untuk memaafkan orang lain, sekalinya sudah keluar kata maaf, tidak semudah itu untuk melupakan. That’s the point. ‘Easy to forgive but hard to forget it’.
Saya tertarik untuk merefleksikan kata-kata yang saya kutip langsung dari akun twitter Julia Perez. Sebelumnya siapa sih yang nggak kenal Julia Perez? Semenjak kejadian putus cintanya dengan Gazton, akun twitternya dipenuhi dengan banyak quotes yang sesuai dengan isi hatinya saat itu, salah satunya yang saya kutip ini. Kata-kata tersebut memaksa saya untuk mengengok kisah-kisah di masa lalu. Beberapa masih terkenang dan masih tersisa luka, beberapa sudah hilang tertelan waktu. Saat anda di posisi orang yang bersalah, apapun akan anda lakukan untuk memperbaiki keadaan agar semuanya menjadi baik. Tetapi lain halnya jika anda di posisi orang yang merasa disakiti, dikhianati, atau apalah sejenisnya. Memaafkan itu memang tidak semudah untuk mengucapkan kata ‘sayang’ pada pasangan anda, tidak semudah membalikan telapak tangan. Harus punya sejuta alasan serta pertimbangan untuk bisa mengeluarkan magic word tersebut.
Belajar dari pengalaman pahit yang saya dapat, sebisa mungkin saya tidak mengingat kesalahan orang tersebut, tidak mengungkitnya kembali bahkan membicarakannya. Besar kecilnya permasalahan tergantung dari pribadi kita sendiri bagaimana menanggapinya. Rasa kecewa yang teramat dalam membuat saya untuk sulit memaafkan mereka semua, setelah itu rasa itu berubah menjadi dendam. Menurut saya, ini natural, ini hal biasa dan wajar dilakukan oleh remaja seusia saya yang belum tahu penuh apa itu arti memaafkan dengan ikhlas. Perlahan tapi pasti, saya sadar akan tiada guna menyimpan rasa dendam. Justru luka di masa lalu saya yang akan membuat saya selalu terjerat dan tidak dapat melangkah. Enjoy every little things in your life, because life goes on, you can’t stop it until God say enough. Coba buat lupain semua itu, buka pintu maaf buat mereka semua. Lepas dari semua itu, tantangan yang sesungguhnya muncul. Ketika semua arti ‘maaf’ itu akan dipertanyakan.
Jika anda sungguh memafkan orang lain, anda mencoba untuk tidak mengingat lagi apa yang mereka perbuat pada anda, hal apapun itu, kejadian yang berhubungan dengan permasalahan itu, membuka lembaran baru yang berawal dari titik terang, itulah arti memaafkan yang sesungguhnya. Saat kata maaf itu dipertanyakan, anda harus tegas menyikapinya, entah bagaimana cara anda, because everyone have different way to solve their own problems. Orang yang punya kebiasaan mengikhlaskan apapun yang tejadi dalam hidupnya, akan selalu dilancarkan setiap rencananya. Percaya? Ya you should! Pegang teguhlah kata-kata tersebut, bebaskan diri anda dari jeratan masa lalu. Jika anda merasa hidup ini terasa berhenti sampai disini, coba berfikir bahwa didepan sana masih banyak kesempatan yang menunggu anda. Jika anda siap memaafkan orang yang menyakiti anda, anda juga siap untuk menerima semua kenyataan yang ada.
Bagi mereka yang sulit memberikan kata maaf, pasti ada situasi dimana anda ingin sekali membalas perbuatan mereka. Simple, anda ingin mereka merasakan apa yang anda rasakan. Jika anda pernah melakukan hal yang seperti itu, rasanya perlu di pertanyakan, apakah anda sudah ikhlas memaafkan dia? Memaafkan mereka? Karena sesungguhnya balas dendam itu tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah, justru itu akan menambah masalah dan membuat air yang mulai jernih menjadi keruh. Diperparah lagi dengan putusnya hubungan komunikasi. Rasanya miris, kejujuran, memaafkan, ikhlas, dan melupakan memang mahal harganya. Tidak dapat dibayar dengan apapun. Tetapi itu semua bisa dilakukan atas dasar niat dalam diri anda, dan anda ingin terbebas dari segala macam belenggu atau beban pada masa lalu.
Tanpa kita sadari setiap keputusan yang kita ambil mempunyai nilai positif dan negatif tersendiri, dan setiap tindakan itu juga mencerminkan pola fikir kita masing-masing manusia. Ada orang bilang, sifat manusia akan terlihat pada saat ia merasa terpancing untuk marah. Saya setuju dengan pernyataan tersebut. Karena apa? Disaat posisi kita sedang marah, kesal, atau sejenisnya, terkadang kita menjadi lupa akan segalanya, kita menjadi tak terkontrol, selanjutkan akan mengambil keputusan secara langsung tanpa adanya pemikiran kedepannya. Tetapi justru ada juga tipe orang yang keep calm, ia lebih melihat masalah tersebut dari sisi positif, barulah ia mengambil keputusan. Begitu juga untuk memaafkan orang lain, jangan melihat permasalahan atau kesalahan mereka dari sisi negatif terus menerus, jika begitu anda tidak akan pernah menemukan titik temu, tetapi beda jika anda menggali terterus permasalahan dari sisi positif, rasanya akan mudah untuk anda memaafkan orang lain dengan ikhlas tanpa merencanakan untuk balas dendam menggunakan kesalahannya yang dulu.
            Intinya, dalam menjalani kehidupan ini, anda pasti akan dihadapkan oleh banyak tantangan yang kadang tak terduga, bahkan kadang anda merasa putus asa. Tidak ada gunanya balas dendam dengan masa lalu. Masa lalu bijaknya dijadikan sebagai bahan acuan untuk melangkah kedepan, apapun itu kesalahan orang fikirkan kerugiannya jika anda tidak mengikhlaskan itu semua terjadi. Hidup anda terlalu berharga untuk menangisi, mengenang, menyesli apa yang sudah terjadi. Jadi, mulai dari hari ini ikhlaslah dalam memberi kata maaf pada siapapun, selain itu buang jauh-jauh kata benci dan niatan anda untuk balas dendam, doakan mereka yang telah menganiaya kamu. Itu semua akan terasa lebih mudah jika anda tidak mengeluh dan terus memberi sugesti positif kedalam diri anda sendiri. So, kapan lagi batin bisa lega? Lakukan sekarang atau anda akan seperti bayang yang semu mengikuti kejamnya masa lalu.

Mei 02, 2012

Nothing Last Forever


'The distance between us makes it so hard to stay, but nothing lasts forever, but be honest babe. It hurts but it may be the only way'


waktu lagi iseng nulis tiba-tiba keputer lagunya Maroon 5 yang Nothing Last Forever. mendadak random. random banget sama kata-kata itu. seperti yang kita tau, nggak ada yang abadi didunia ini. mustahil, dalam bidang dan hal apapun itu. kata-kata itu baru berarti setelah gue sendiri yang ngalamin, selama ini mata gue masih ketutup sama dunia yang kecil. aneh, padahal nama gue Aretanesia Matahati, harapan orang tua gue adalah, gue bisa ngeliat ataupun menilai orang dari mata dan hatinya orang itu jangan cuman pake mata dan hati gue sendiri. see? gue masih bodoh. masih percaya banget sama first impression.


Sekarang gue sadar, kalo semuanya udah berubah. Everything Changes. Meski bagaimanapun juga gue nggak bisa maksa kalo semua harus tetap sama, abadi, dan sejalan sama fikiran gue. gue egois kalo gue kayak gitu. diumur gue yang ke 17 tahun ini, perlahan tapi pasti gue mulai mendapatkan sesuatu yang nggak pernah gue dapetin sebelumnya, rasain sesuatu yang ngebuat fikiran gue mulai kebuka sama semuanya. Selama in kehidupan gue seolah-olah tertutup sama pasir, tapi jika pasir terkena air lama-lama akan luntur. gue menemukan banyak batu dalam sepanjang perjalanan gue. setelah gue nemuin batu itu gue bingung, harus gue apain batu itu? beberapa hari yang lalu saking ngablunya, gue buka post gue tahun lalu, bahkan post gue pertama kali, menunjukan betapa labilnya kehidupan gue :') hahahaha rasanya geli sendiri bacanya. 

eits gue tertuju pada post gue sebelum gue pindah, yang bisa dibilang 'kenang-kenangan'. seru banget bacanya, sampai kelopak mata gue nggak sanggup membendung air mata ini #eyaaa. Tapi gitu kali ya hukum alamnya? hahaha paling hubungan baik hanya bisa terjalin awalnya aja, masih sering nanya kabar blablablablabla dan embel-embel yang lain. rasanya gue pengen guling-guling di jalan raya loh kalo ngeliat kekehidupan gue sekarang. oo0o0o0o0o0o0o0o0 nothing last forever, semua berubah. hal yang paling gue takutkan terjadi :') mimpi buruk itu datang lagi sebagai batu penghalang dalam perjalanan hidup gue. 



I'm forgotten. Kenapa ya gue nggak pernah bisa lepasin fikiran gue dari kata-kata itu? kesalahan terbesar gue terjadi saat gue yang pertama kali ingin menutup semua lembaran yang ada di tempat lama gue dulu. gue terlalu cepat mengartikan sebuah 'kebahagian'. gue terlalu cepat menilai. bertolak belakang banget sama nama gue ya :') beberapa bulan setelah pindah gue terbuai sama dunia baru yang nggak gue kenal, gue main masuk aja tanpa gue tau apa dalemnya. kalo di kata orang gue ini latah banget. huff dalam bidang apapun deh. sekarang, gue udah tau kalo nggak selamanya yang gue liat diawal baik akan seterusnya seperti itu. Dilupakan...... super nggak enak. super jangkrik. speechless gatau mesti ngapain. hal yang biasanya gue lakukan dengan orang yang bersangkutan akan terlihat garing jika gue nyoba lagi.

gue ngerasa gue malah jadi asing dilingkungan yang dulu. ini efek pergaulan dan lingkungan yang baru sih? apa gue yang terlalu hypocrite sama hidup gue sendiri? gini loh, rasanya udah lama lo nggak masuk lingkungan itu, saat lo masuk semacam ada 'penolakan' atau apalah ngerasa asing kayak lo nggak kenal siapa mereka. sumpah gue benci banget sama hal yang kayak gini. alasan terbesar gue nolak pindah adalah, gue takut banget akan dilupain sama temen-temen gue yang nggak akan pernah gue lupain, entah namanya maupun kenangannya. itu udah kejadian. gue cuman bisa liat ini semua, cuman bisa jadi pengamat. gue jadi sadar kalo ini semua merupakan proses menuju kedewasaan, ini emang kodrat dan hukum alamnya. hanya beberapa saja yang bertahan, tapi yang lain? yaudah kubur aja dalem-dalem.

gue nggak bisa nolong diri gue sendiri untuk keluar dari sini. kita sama-sama berbeda dan terjerat pada ikatan lingkungan dimana tempat kita hidup. guru gue pernah bilang kalo semakin orang itu pintar menempatkan diri dia akan semakin merasa tidak akan pernah berpindah. ada benernya juga kata-kata itu. kalo gue bisa nempatin diri gue dimana aja, kapan aja, dan sama siapa aja, pasti gue akan ngerasa gue di tempat yang sama, waktu yang sama, dan pada orang yang sama, yang beda itu hanya masa lalu dan masa sekarang. gue hidup dimasa sekarang, bukan di masa lalu. kalo gue terus meratapi perubahan ini dengan tangisan gue akan mati ditelan waktu, gue akan terlihat semu dimata semua orang.

Akhirnya sekarang gue tau kalo nggak ada yang abadi di dunia ini. Perubahan itu pasti akan terjadi, lumrah banget kok. Entah itu orangnya, sikap, sifat, cara ia bergaul atau apalah. gue nggak bisa nyalahin siapapun itu, termasuk waktu. nggak ada yang salah, ini semua proses.... proses untuk dewasa, tergantung dari diri masing-masing aja ngartiinya. sekarang, gue nggak bisa marah kalo temen-temen gue nampak terlihat beda sama gue atau mereka emang udah males hubungan sama gue, itu sah-sah aja. dan akhirnya gue tau, gue nggak boleh kesandung sama batuan itu, batu itu harus gue manfaatin untuk gue loncat dan berpijak, seandainya gue terjatuhpun gue harus segera berfikir gimana caranya bangun lagi dan ikuti permainan yang ada. oke intinya........ nothing last forever. Cuman diri gue sendiri yang bisa nyelamatin gue dari segala macam perasaan yang gue buat sendiri. dan gue percaya semua akan indah pada waktunya :-)

April 29, 2012

No Longer Best Friend

RE-POST FROM wilzkanadi.com



Dear you, who I called 'best friend', out there.

You were my best friend. You know you were my best, and I know I was your best too. And now, both of us know, life is changing. We are no longer best friends. It's not easy for me to understand it. It seems like impossible, but thanks God I do.

Losing a best friend doesn't happen over night. Losing a best friend is slow and painful as can be. There is always that final slap in the face when you realize, that your best friend is no longer your best. -Theory Ray
Now we see, you have your own life and I have mine too. There's nothing to regret. It's just a lesson and everything will always go forward. Perhaps, journey will show us that we should not stop our friendship until here, or maybe journey will show us that it's the best way for us. Who knows? Life is mysterious. Just like the way we promised to be 'best friends forever'. And see? It's just something to make our friendship seem great, but it's nothing.

It's okay, and it will always be okay. It's not your fault, and it's not mine too. You'll have your best, and I'll have my best too. Wish you luck, dude.At least I will not regret that you did ever become my best. Thanks for life you taught me. It's so precious.
See you again. SomedayMaybe.


thankyou for everything. I hope you will success in your way. best wishes from me to you. :-)

April 25, 2012

you deserve to feel HAPPINESS!

bahagia itu mudah, saat lo bisa ikhlas relain apa yang udah terjadi, terus berjalan tanpa sesekali melihat kebelakang, dan bisa lepasin apa yang jadi beban buat diri lo sendiri. Sekanjutnya, bisa ngelakuin aktifitas baru lo ditemani dengan banyak hal baru yang selama ini belom pernah lo liat, lo coba, atau lo rasain.

Tapi mendapatkan kebahagian versi gue itu nggak semudah gue ngetik ini di blog gue. butuh perjuangan, proses, dan juga pengorbanan. orang punya banyak cara untuk mendapatkan 'bahagia' nya masing-masing. beberapa temen gue misalnya, mereka akan merasa bahagia kalo udah makan coklat, atau ketemu sama hewan peliharannya, ataupun yang paling nggak asing lagi, udah say hello sama pacarnya. hahaha ya... masing-masing emang punya cara yang beda. kalo bagi gue, bahagia itu saat gue bisa ikhlas sama semua hal yang udah terjadi dan gue yakin nggak akan ada yang bisa dirubah. secara nggak langsung ikhlas tuh kata yang punya makna yang dalem loh bagi gue. sekarang gini aja, lo punya kucing, dia mati. selama lo belom bisa ikhlas percaya sama gue lo akan dihantui oleh kucing lo sendiri, emmm kedengarannya emang ambigu. maksutnya tuh gini, lo akan terus merasa dikejar mimpi, di mimpi itu diceritain kehidupan flashback lo sama si kucing, dan sebagainya lah atau bahkan yang lebih parah 'ngerasa kalo tu kucing masih nemenin hari-hari lo'. 

itu contoh simpel, saat lo susah banget buat ikhlasin apa yang udah terjadi, itu justru akan jadi bayang-bayang yang nggak baik buat hidup lo. kenapa gue bisa bilang gini? banyak banget hal yang udah gue rasain, dan gue sering banget jadi tempat curhat temen-temen gue hihihi :-DD tapi percaya sama gue, saat lo bisa lupain itu semua, lo bisa ikhlasin apapun yang terjadi dalam hidup lo dan percaya kalo itu emang udah jalannya, hidup lo akan terasa lebih bahagia, bahagia banget deh............:) 
lalu bahagia selanjutnya, saat lo bisa move on, nggak stuck ataupun jalan ditempat sama semua hal. mau itu tentang kisah percintaan lo yang basi banget lah, atau frustasi tugas lah, atau apapun lah, intinya sih tinggalin masa lalu yang emang nggak akan buat lo bangkit. Dan selanjutnya tanpa lo sadari lo akan ninggalin semua beban yang ngebuat stuck itu. lo akan lebih lega, karena kesannya lo udah lupain semua yang udah terjadi. sebenernya boleh kok lo noleh kebelakang sesekali, fungsinya adalah sebagai bahan yang selalu mengingatkan lo supaya nggak jatoh ke lubang yang sama :-) dan selanjutnya lo akan ngelakuin semua aktifitas baru hal baru yang nggak pernah lo lakukan sebelumnya, itu semua akan membuat lo lebih dapetin jiwa yang baru. lo nggak haru stuck atau jalan di tempat. 

Jadi buat lo semuanya yang lagi hilang harapan, coba lo buat 'bahagia' versi diri lo sendiri, karena gue yakin tiap orang itu LAYAK buat bahagia dengan caranya sendiri, asal hal itu positif dan akan buat lo lebih pulih dari semuanya :-) yeay #GGRCVR!

April 09, 2012

Sociology's Paper

Kalau saja bisa mengubah sikap, kita bukan saja bisa melihat dunia secara berbeda, tetapi hidup itu sendiri akan menjadi berbeda – Kathrine Mansfield

Yang dikatakan oleh Kathrine memang benar, jika kita bisa mengubah sikap, kita akan melihat dunia dan hidup itu dari sisi yang berbeda pula, sekaligus hidup kita akan berubah. Kata-kata itu justru mengingatkan saya pada diri saya sendiri, pendek kata saya seperti berkaca. Hidup sebagai ‘Anak Mutasi’ tidaklah mudah. Anak Mutasi disini berarti anak pindahan. Banyak faktor mengapa saya bilang tidak mudah meski telah mencobanya berulangkali. 16 tahun hidup di kota besar membuat kepribadian saya menjadi pribadi yang berbeda dengan teman baru saya di sekolah dan lingkungan yang baru juga. Rasanya sangat asing dan bertolak belakang dengan kebiasaan yang sudah saya jalani sehari-hari. Awalnya terjadi perang batin, terjadi perbedaan yang sangat signifikan sehingga saya tidak bisa jadi diri saya sendiri di tempat yang baru ini. Pandangan saya masih dalam dunia saya yang dulu, terkadang saya masih membandingkan antara kehidupan yang dulu dan sekarang. Sampai pada akhirnya saya bertemu dengan seseorang yang ambil alih dalam mengubah sikap, sifat, dan pola fikir saya menjadi lebih baru dan menyesuaikan kota Malang ini. Saya sadar, saya tidak bisa mengubah semuanya menjadi sama seperti kehidupan saya yang dulu dan tidak bisa merubah teman-teman maupun lingkungan baru saya menjadi sama seperti tempat yang dulu, justru sayalah yang harus menjadi bunglon ditempat ini. Saya mencoba mempelajari dan mengikuti setiap harinya bagaimana cara saya menempatkan diri dimanapun saya berada khususnya di Malang ini. Kegiatan adaptasi itu banyak dibantu oleh dia, teman-teman, dan juga semua guru disekolah. Benar saja, perlahan tapi pasti saya bisa melalui masa terberat itu, saya mendapat banyak pengalaman dan pelajaran tentang orang baru disekitar saya. Saya melihat hal yang belum pernah saya lihat sebelumnya di tempat saya tinggal. Meski terkadang saya masih bertahan dengan pola fikir yang lama, dan merasa hidup bukan di dunia saya, tetapi inilah kenyataan yang harusnya saya hadapi, bahwa setiap sikap saya akan menimbulkan reaksi, jika saya tetap bertahan dengan sikap saya yang lama, saya akan menghambat perkembangan diri saya sendiri. Merubah sikap dan sifat memang tak semudah membalikan telapak tangan, semua itu melalu proses yang kita nggak pernah tau sampai kapan. Melalui proses itu saya bertemu dengan hal baru, merasakan perbedaan dan perubahan. Dan inti dari itu semua adalah yang bisa mengontrol kita menjadi orang yang lebih baik lagi adalah kita sendiri, dimana kita harus bisa memposisikan diri kita dalam berbagai keadaan dan dimanapun kita berada, sehingga tidak berhenti pada sikap yang itu saja dan pandangan yang itu saja. Mulailah dari hal-hal kecil untuk mendapatkan perubahan itu, agar kita bisa melihat sisi lain dari kehidupan.

Banyak hal yang dapat saya petik dari pengalaman saya selama kurang lebih 9 bulan berada di Malang. Punya teman yang banyak itu adalah tugas saya dalam sosialisasi, tetapi saya harus punya ‘tameng’ untuk diri saya sendiri untuk tidak mudah percaya pada mereka, mungkin tebuka dalam hal yang umum saja. Selain itu saya tidak bisa menilai mereka atau teman saya hanya dari sisi luarnya atau dari satu sisi saja, tetapi saya harus jeli mengetahui mereka dari latar belakangnya dan dari cerita kehidupannya, dengan begitu saya akan menambah pelajaran baru tentang beragamnya kehidupan orang lain. Punya fikiran untuk pindah memang seringkali muncul dibenak saya. Bagaimanapun caranya juga, meski harus memaksa dan mengeluarkan sejuta jurus kepada kedua orang tua saya. Alasanya simple, karena saya masih belum bisa menemukan bagaimana cara saya menyikapi lingkungan yang baru. Tetapi karena banyaknya dukungan dari keluarga, sekolah yang lama maupun yang baru, dan juga dukungan dari dia, teman lama dan baru. Sampai pada akhirnya setiap masalah yang saya hadapi disini bisa saya ambil sisi positifnya. Contoh kecil, perbedaan pendapat dengan sekelompok orang. Saya juga tersadar satu hal bahwa apa yang menurut saya baik belum tentu menurut orang lain baik, kebiasaan saya yang saya anggap itu biasa saja, tetapi sangat mengganggu orang lain bahkan menyinggung orang disekitar saya. Dari hal seperti itu saja saya belajar untuk bisa mengontrol sikap saya sesuai dengan lingkungan dimana saya berada.

Kritik yang saya dapatkan membuat saya tahu mana sikap yang harus saya pertahankan dan mana sikap yang saya harus buang jauh demi kebaikan saya sendiri. Kebanyakan orang susah untuk menerima kritikan dari orang lain, awalnya saya pun begitu, sangat sulit, tetapi apa salahnya untuk kebaikan? Saya berusaha untuk hidup dimasa sekarang dan dimasa mendatang, bukan dimasa lalu. Terkadang masa lalu saya jadikan untuk batu loncatan bagaimana agar kedepannya menjadilebih baik. Buang jauh-jauh fikiran negatif dan berhenti membandingkan kehidupan yang lama dengan yang baru karena pasti akan jauh berbeda dan menyakitkan. Sikap yang lebih terbuka pada siapapun akan mempermudah saya pula untuk menjalin komunikasi dan bersosialisasi dengan banyak orang. Karena umur saya juga yang memasuki umur 17tahun, saya harus mempunyai mental yang kuat dalam menyikapi semua ujian dalam hidup, karena dibalik itu semua pasti ada pelajaran yang bisa saya dapatkan.

Pada akhirnya pun saya sadar bahwa hidup juga akan berputar, nggak selamanya kita selalu diatas, terkadang banyak cara yang di gariskan Tuhan untuk manusia. Semua itu pasti ada tujuannya, atau entah hanya menguji sedekat apakah kita dengan-Nya. Jujur pengalaman saya menjadi anak mutasi ini mengajarkan saya banyak hal, membuka mata saya sekaligus mata hati saya bahwa hidup itu indah jika selalu bisa melihat masalah dari sisi positif dan bersyukur pada Tuhan. Hidup akan terjadi jadi berat jika kita mengisi fikiran kita dengan sugesti negatif yang akan mematikan diri sendiri, dan terlebih lagi dengan banyaknya mengeluh, diam dan tidak berbuat apapun. Pelajaran dan pengalaman yang kita ketahui tidak sebanding, mungkin diluar sana masih banyak kehiduapan lain yang kita tidak tahu, oleh karena itu jika kamu menemukan rasa bosan dengan rutinitas hidup, cobalah hal baru. Mungkin dari mengubah kebiasaan kamu sehari-hari dengan cara yang belum pernah kamu fikirkan bahkan kamu lakukan, dari sana kamu akan mendapatkan hal menarik yang tidak pernah kamu tau sebelumnya. Meskipun hanya sebagian kecil, tetapi saya sudah mencobanya sehingga semakin banyak yang saya dapat dari perubahan sikap, sifat, maupun pola fikir yang saya punya. Saya bisa menilai hidup ini dari sisi yang berbeda pula, dan terdapat banyak pelajaran yang bisa kita pahami meski sulit. Akhir kata, semua itu pasti bisa anda lakukan kalau ada niat, kalau ada kemauan untuk merubah diri anda sendiri. Dan anda harus yakin kalau setiap perubahan terjadi melalui diri sendiri, your attitude reflects your personality and who you are, so better if you try mates :-D

April 07, 2012

Tanpa Arah

aku berjalan lurus dengan sesekali melihat kebelakang
aku berusaha menepis kerikil dijalanan
tapi entah mengapa aku kembali terjatuh
hey sayang, ada apa dengan dirimu?
bukankah kau yang membuat segalanya runyam?
bukankah kau yang memulai ini semua?

terkadang aku terlihat kokoh seperti tebing curam
aku terlihat berani seolah tanpa lawan
aku bisa seakan tidak ada lawan
tapi itu hanya terlihat semu
itu palsu....
aku goyah dan rapuh
ternyata ini tidak mudah
ironis......

aku pun disini hanya bisa menunggu
perlahan aku akan menghapus air mata ini
sudah habis, sudah kering
seperti dedaunan yang gugur

angin............ bawalah jauh perasaanku ini
burung......... sampaikan padanya aku tidak pernah bermaksut menyakitinya
awan.......... jagalah dia selalu
matahari........ bersinarlah terus sampai hati ini benar-benar pulih



April 04, 2012

Malang Kelabu

takan bisa terhitung tetesan air mata yang membasahi pipiku ini
aku dibangunkan mimpi yang kejam
terhitung 2minggu aku tanpanya
kosong.......
hampa....

belum kering air mata yang jatuh ini
belum sempat aku memulihkan hati ini
belum terfikir untuk menghapus semua memori tentangnya
dia sudah lepas tertawa

aku terjatuh ditempat yang saman
aku diam dan merenung
tidak pernah ku bayangkan sebelumnya akan seperti ini

aku tanpa arah
ku hancur
ku kecewa
terdiamku dalam sendu ini

ku harap seseorang datang menghapus semua perih ini
menyudahi permainan brengsek ini
mengajakku berlari ke tepian tebing
mengubah pola fikirku menjadi baru

hingga pada suatu saat kamu datang
hatiku sudah pergi dan lenyap
matamu melihatmu tapi hatiku tidak

selamat tinggal Malang kelabu...

Maret 21, 2012

serpihan hati

jutaan mimpi itu pergi bersamaan dengan tetesan air mata
jutaan mimpi yang ku buat bersamamu selama kita duduk berdua menikmati indahnya sore hari kota Malang
kenal kamu itu anugerah yang aku syukuri dari Tuhan
lewat kamu, hanya lewat kamu aku buka mata tentang kehiduapan yang nggak pernah ku lihat sebelumnya
kata orang cinta itu buta
ada juga orang yang percaya sama cinta pada pandangan pertama
dan banyak musisi nulis lirik 'cinta indah diawal saja'
aku benar-benar terhipnosis dengan 3 hipotesis itu
aku buta, cinta pandangan pertama dan pada akhirnya aku menangis....
semua seperti petir disiang bolong
tak ku sangka pertengkaran semalam membangunkan raja hutan yang selama ini tertidur lelap
mungkin aku sakit, kamu sakit, kita sama-sama sakit
kita sama-sama gila....
gila? hahahahaha
kenapa? hanya aku yang gila dia tidak
penyesalan yang mengiriku mengubur jutaan mimpi yang kita buat
aku yang egois
aku yang jahat
aku yang nggak ngerti kamu
hujan yang turun selama 24 jam menjadi tanda akan kesedihanku
bahkan langit pun tau isi hatiku
tak ku sangka semua sudah lenyap
sudah hilang
dan sudah berakhir
semangat ku telah pergi
meninggalkan ku yang terjatuh dalam jurang penyesalan
dia mencari kebebasan dan kebahagiannya
saat ini,
di mulutku hanya terucap kata maaf dan kata sayang yang tak tersampaikan
selamat tinggal mimpi indahku
selamat tinggal semangatku
aku membawamu dalam doaku selalu.........

Februari 28, 2012

random

'kalo ada niat yang kuat pasti apapun yang kita impikan akan tercapai'

sekarang yang jadi pertanyaan gue, kenapa niat itu cuman timbul di awal saat kita sudah merencanakan banyak hal? kenapa nggak akan terus berlanjut sampai apa yang kita inginkan tercapai? seseorang bilang ke gue kalo saat kita punya satu tujuan yang udah kita impikan banget, niat itu emang harus muncul, nggak boleh setengah-setengah ataupun akan mundur ditengah perjalanan.

sebenernya gue ini tipikal orang yang, yah bisa dibilang setengah-setengah, tergantung mood, tapi pingin banget semua hal yang udah gue susun itu bakal jadi kenyataan. dulu gue bilang ke temen-temen gue yang di jkt, 'oi doain ya, gue pengen banget nih buat buku, semoga aja kumpulan tulisan gue di blog bisa dibuat buku' hahahahha gue jadi ketawa sendiri kalo inget semua itu. buktinya? gue udah nggak pernah ngutik blog lagi, ada perasaan trauma dalam nulis. gue takut banget kalo opini gue ini nyinggung perasaan orang lain, gue takut mereka yang gue ceritakan atau cerita mereka yang gue adaptasi akan tersinggung.

tapi 1 hal yang gue pelajari, sampai kapan gue akan terus ngerasa kayak gini? justru dengan banyak kritikan kita akan semakin mengerti dimana kesalahan kita dan akan kita perbaiki di tulisan lainnya, begitu juga halnya dalam pergaulan. takut banget untuk buka diri sama orang lain, menyebabkan gue harus agak tertutup dan pilih-pilih temen, tapi who knows? atau mungkin orang yang selama ini gue percaya yang bakal nyakitin gue. kita nggak akan pernah tau apa yang akan dilihatkan Tuhan pada kita, kita hanya sekedar bisa menunggu sambil berbuat yang terbaik sama orang disekeliling kita. so guys, kritikan itu adalah cara orang sekitar untuk membangn kita jadi pribadi yang lebih baik.

Januari 01, 2012

another story about new life.

sekedar informasi, dari 30 menit yang lalu gue udah panteingin blog ini dan nggak tau harus cerita dari mana. tapi udah random banget di otak, kenapa susah untuk dikeluarin ya? padahal yang gue tau numpuk amarah nggak baik. gue juga bingung harus utarain keegoisan gue ini kesiapa? apa ada yang mau denger? ya satu-satunya cara dengan nulis, tapi kenapa itu terasa susah. 6bulan gue di Malang kayaknya dididik keras buat menjadi tertutup, beda drastis sama di Pamulang, blablablabla feel free to write about everything.

waktu gue lagi buka twitter muncul tweet kayak gini "I don’t have an attitude problem. You have a problem with my attitude & that’s not my problem" - TLS. gue pengen ketawa kok susah, pengen nangis tapi ngapain? bahsa gaulnya gini deh, gue tuh nggak ada masalah sama perilaku gue, yang ada tuh lo dan itu urusan lo. kalo difikir egois ya tuh tweet sih sabi banget, sampe bikin tangan gue ngeretweet ++ make a favorite, tapi..................egois nggak sih? kesannnya lo nutup mata banget sama omongan orang, pokoknya yang ada difikiran lo itulah yang paling bener? ya nggak sih? ok, it's my opinion loh... semua orang punya hak untuk berpendapat, include me!

sometimes, gue mikir apa salah gue sampe gue pindah ke Malang? 6bulan gue isi dengan hujatan dan penyesalan. dan 6bulan itu pula kehidupan gue diisi sama pemain drama yang keren banget, kalo bisa gue tepuk tangan sambil berdiri di monas, bakal gue lakuin. to the point sih, gue susah masuk ke 'lingungan' mereka. dan sekarang gue ngerti kalo apa yang menurut gue bener, belom tentu menurut orang lain bener. kadang gue juga ketawa sendiri sih, kenapa setiap hari masalahnya sama dan sama pemain drama yang itu-itu aja. jujur ini emang bukan dunia gue banget, betapa sakit hatinya gue mereka baik sama gue cuman didepan, dan dibelakang? nyunyunyunyu......................... gue emang harus punya temen kaca spion kayaknya, biar gue bisa tetep hati-hati memandang kebelakang, gue nggak bisa gitu aja gampang percaya disini. keras&kejam banget.

random thought banget, kadang mereka suka nge judge gue A, B, maupun C tanpa pernah punya kaca. intinya di tahun 2012 ini, gue banyak berharap banget, gue akan bisa lebih mengenal mereka, dan mereka pun bisa lebih mengenal gue, bisa semakin dewasa nanggepin masalah dan ngerem emosi perlahan hehehhehehehe dan berbahagialah kalian semua yang nggak ngerasain rasanya jadi anak mutasi ;-)

goodbye 2011, hello 2012

hey you there!


"goodbye 2011, and say hello to 2012!"


yaaap, 2011 udah berakhir, puncaknya emang perayaan tahun baru yang bagi gue datar. sangat datar. nggak ada makanan, terompet, kembang api maupun petasan. how poor I am. so far, selama gue hidup, 2011 itu worst banget. kenapa? gue lebih banyak menemukan kesedihan dari pada kebahagiaan didalamnya. yang bener-bener membuat gue lebih terpuruk adalah, saat tiba-tiba keluarga gue dipindahkan ke Jawa Timur. kayak petir dia siang bolong. JLEEEB. yang gue fikirkan pertama kali adalah, gue harus rela meninggalkan 16tahun kehidupan lama gue dan mengubur cita-cita yang udah gue buat sedalam mungkin di Pamulang. harus apa dan gimana lagi? untuk saat ini gue masih bergantung sama orang tua gue, mau nggak mau, suka nggak suka emang harus pindah. sebelum kepindahan gue juga, gue dihadapkan sama banyak kenyataan yang membuka fikiran gue kalo hidup semakin lama cobaan semakin banyak, dari proses itu ada setiap hikmah yang dapet diambil, sebenernya tergantung pribadi orang itu juga sih. huuuff tahun yang berat nih yang pernah gue laluin, harus masuk ke dunia baru, lingkungan baru yang nggak gue tau awalnya gimana. merupakan tantangan yang berat bagi gue saat gue harus adaptasi dengan orang-orang yang pastinya punya kepribadian yang beda sama gue. yang jadi masalah adalah 6 bulan terakhir di tahun 2011 ini gue sama sekali nggak bisa adaptasi, susah buat gue masukin dunia temen-temen disini, makan hati doang rasanya. kalo gue boleh punya wish gue pengen banget Tuhan balikin gue ke kehidupan gue yang dulu, disaat dimana orang-orang welcome tulus sama gue, gue bisa ngerasain masa indahnya SMA sama temen-temen gue. Tapi nggak mungkin banget, kayak mimpi semua itu. tapi gue nggak boleh ngestuck kayak gini, justru di 2012 gue pengen nunjukin ke mereka semua, another sides from areta :-D
YEAY FOR YOU GUYS HAPPY NEW YEAR, THIS YEAR GONNA BE BETTER THAN 2011 I GUESS :D