BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Maret 20, 2011

Jayatan.

20 September 2009, semua cerita itu dimulai. Drama. Drama yang gue sendiri nggak tau sampe kapan cerita itu berlanjut, klimaks, solusi, evaluasi diri. pada tanggal itu gue juga nemuin cowok yang............... yaaaa bisa dibilang perfect bertanda kutip. gue juga nggak pernah nyangka kok jadian sama sahabat sendiri. hahaha berasa mimpi, nggak butuh banyak waktu untuk ngelewatin masa pdkt. di masa-masa pdkt itu, banyak hal yang bisa gue pelajarin dari cowok ini. di awal pdkt aja dia udah banyak memberikan sejuta harapan. sebetulnya......... gue tau banget kok awal jadian dia 'belum bener-bener suka sama gue'. cuman ada rasa nggak enak aja, karena gue udah anggep lebih. klimaks awal, salah gue karna terlalu berharap. akhirnya gue sama dia coba jalanin. 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan......... di bulan ke 4 mulai banyak rintangan. masing-masing perasaan kita mulai diuji. sebetulnya yang diuji adalah 'kepercayaan'. sebenarnya masalah yang ada di tengah-tengah kita hanyalah masalah kecil. tapi keegoisan kita yang membuat segalanya lebih besar, besar sekali, sampai terkadang seolah-olah nggak bisa diselesaikan. Keegoisan, rasa cemburu, kesalahpahaman. Itu menjadi klimaks selanjutnya. gue nggak tau apa yang ada di otak gue sampe selalu aja masalah yang sama diulang. terkadang gue mikir, cowok ini terlalu baik buat gue, oopz tanda kutip. semakin berjalannya waktu gue semakin mengenal cowok ini, bagaimana sikapnya, bagaimana sifatnya, bagaimana cara dia membuat gue nyaman, membuat gue tersenyum. perbedaan pendapat, itu menjadi klimkas berikutnya yang bagi gue sangat berat. Tuhan menciptakan manusia memang berbeda satu orang dengan orang lain, disitu Sang Pencipta punya tujuan. Tujuannya adalah agar kita sesama manusia bisa saling melengkapi satu sama lain. Bahkan banyak orang yang bilang "jangan jadikan perbedaan sebuah alasan untuk kamu berhenti berharap!" atau "harusnya dengan adanya perbedaan dalam hubungan apapun akan dapat saling bersimbiosis dan melengkapi". sometimes, gue percaya sama quote simple gitu, tapi setelah gue jalanin hubungan ini......... ya ya nggak segampang yang quote itu kemukakan. Justru sebaliknya, dengan adanya perbedaan dalam suatu hubungan *disini gue konteksnya bicara tentang pacaran* membuat banyaknya selisih paham. sebetulnya itu semua balik ke kita masing-masing, ya tadi itu masalah "keegoisan". Mengalah itu susah dan nggak segampang banyak orang fikir. hahaha kalo gue inget rasanya pengen ngakak guling-guling sambil jungkir balik. gara-gara motor dan bela diri dari Brazil. gue nggak suka dia suka. that's the point! hehehe tapi akhirnya gue ngertiin cowok ini kok. bagi gue 'dulu' apa sih yang enggak buat orang yang gue sayang? mati-matian gue jualan sama dia hahaha seru kangen masa-masa itu demi motor. ini yang gue suka dari cowok ini, usaha sebisa mungkin buat sesuatu hal yang emang dia pengen banget. usaha. akhirnya........... cowok ini kerumah gue tanpa bilang, sambil mengendarai motor impiannya. gue ikut seneng, hasil jerih payah gue sama dia emang nggak sia-sia! dari situ gue juga evaluasi diri untuk menghargai uang. selanjutnya, bela diri dari Brazil.... itu klimaks yang bener-bener buat gue makan hati semuanya numpuk disitu. masalah utama, dia les, dia bawa ekskul kesekolah, pilih salah satu :""( gue selalu usaha buat bikin dia bahagia apapun itu, gue ngertiin dia walau gue nggak suka, gue tetep enjoy aja. OMG! mungkin di kala itu gue egois. keputusan yang diambil adalah mengakhiri hubungan ini. 14 Agustus 2010. Drama yang gak pernah berakhir, semakin banyak kesalahpahaman, semakin banyak masalah. gue fikir dengan mengakhiri hubungan akan lebih baik. tapi tidak untuk hal ini. berulangkali kita ketemu, untuk ngejelasin masalah ini, sampe tuntas. rupanya nggak ada titik terang sampai saat ini. selepas darinya, gue selalu kena imbasnya. mulai masalah sama kakak kelas, sama sahabat sendiri, sama temen sendiri, sama pelajaran. semuanya......... semuanya berubah dan gue gak tau harus berbuat apa. JUJUR, MEMAAFKAN, dan MELUPAKAN. itu solusi terakhir dari benang kusut ini.






"anda sangat jahat. tau nggak? saya rasa nggak. karna semua ucapan dan penjelasan yang keluar dari mulut saya atau bahkan mulut teman-teman saya dan anda, anda anggap sebagai lelucon. lelucon yang mungkin menyakitkan bagi saya. apakah anda tau seberapa besar saya membuat nama anda baik di berbagai kalangan? apakah anda tau kalo saya tau semua tentang anda dibalik bela diri Brazil? apakah anda tau bahwa orang yang selama ini anda banggakan ngatain anda "LELAKI BRENGSEK"? apakah anda tau kalo saya selalu menangis sebelum tidur? apakah anda tau saya menutup hati demi anda? demi menjaga perasaan anda? apakah anda melakukan hal yang sama? HAHHAHAHA saya ingin ketawa sambil nangis. karena nggak akan pernah. anda selalu membuat saya sakit hati, dengan ucapan, perbuatan, sikap anda. saya mencoba untuk tidak peduli....... tapi, apakah anda tau? banyak orang diluar sana yang menghujat saya habis-habisan? ngatain saya dengan kata-kata yang tidak seharusnya? apakah anda tau gimana sabarnya saya? gimana hancurnya hati saya? saya tau anda sudah eksis sekarang. hey, kalo saya bisa jahat, saya akan jahatin anda, saya akan bilang 'woy, dulu sblm jadian sama gue lo nggak ada apa-apanya. siapa yang kenal lo? nggak ada. mana bales budi lo sama pengorbanan gue untuk jualan sama lo?' sayangnya saya tidak bisa berbuat itu. saya hanya bisa bawa dalam doa, kalo seolah-olah anda memanfaatkan saya sebagai 'batu loncatan' jangan salahkan saya kalau saya punya fikiran seperti ini, karena anda bukan cowok! anda tidak pernah berani untuk menyelesaikan masalah ini. sampe mulut bebusa juga hahahhaa. yaudah kalo Tuhan ngijinin anda baca ini, silahkan berkaca *karena sebelum nulis ini saya sudah melakukan evaluasi diri*. 1 lagi sebelum saya pergi, temui saya, jika anda laki. ngomong baik-baik. jangan masukin saya dalam permainan anda bersama teman-teman anda"