BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Januari 13, 2014

Bisik Hati

ingin rasanya aku menertawai diriku sendiri
habis daya ku untuk menangis
hampir bosan aku menghapus air mata yang jatuh dari pelupuk mataku
hampir gila aku menangisi hal yang sama

hal yang aku takutkan akhirnya terjadi
tak pernah terbayangkan akhir dari hubungan yang begitu kuat ku genggam
aku.....menggenggamnya...sendirian

tersadar aku mulai rapuh

'kita' terperangkap dalam gelembung keegoisan diri sendiri
'kita' tak berdaya
'kita' terjebak dalam kebisuan tiada akhir
'kita' mati dengan perasaan bercampur kegelisahan
'kita' terlalu gengsi untuk mengakui kita (m a s i h) menginginkan satu sama lain

aku lupa bagaimana rasanya bahagia
aku lupa bagaimana rasanya kamu menggandeng tanganku
aku lupa bagaimana rasanya bibirmu menyentuh kening, pipi, bahkan bibir lembutku
tapi aku tak pernah lupa bagaimana perjuanganku untuk bertahan dalam hubungan ini

hatiku miris melihat kamu bersama yang lain
kenyataan membuatku tertunduk
aku mulai merasakan sesak didadaku

tapi, mengapa kamu selalu berusaha meyakinkanku bahwa aku (masih) segalanya untukmu?
katamu aku masih menjadi bagian dari diri kamu
katamu aku yang terbaik
katamu aku masih ada di hatimu
katamu....iya katamu.....kata-katamu semua omong kosong
apalah arti semua bujuk rayu tanpa perbuatan?
sama saja dengan mobil mogok karena kehabisan bensin bukan?

aku seperti meng-iya-kan analogi cinta sendiri
sampai kapan aku bisa membiarkan perasaanku ini terbebas lepas?
lepas dari jeratan cinta...
ah cinta, tau apa aku tentang cinta?
yang ku tau cinta itu bahagia........
yang ku tau cinta itu saling percaya
yang ku tau cinta itu saling melengkapi
yang ku tau cinta itu aku dan kamu

pada akhirnya kisahku ini akan ku kubur rapi dengan balutan senyuman
tegas ku katakan selamat tinggal jeratan hati...
sekarang kamu bebas....
sesuai dengan pilihanmu yang memintaku menjauhimu...
terimakasih, terimakasih kamu :)))





Agustus 11, 2013

wassaap?

seharusnya gue emang gausah coba-coba
seharusnya gue bisa belajar dari pengalaman
seharusnya gue nggak ngulang kesalahan yang sama
seharusnya gue berfikir sebelum bertindak

'no hard feeling'
is it too sensitive?
am I going to cry again?
or breakin' up is better?
it's too late........

and I can hear you dreaming
do you feel the way I do right now?
I wish we would just give up
Cause the best part is falling

dan pada akhirnya gue merasakan masa dimana setengah dari jiwa gue mulai terlelap........

Desember 20, 2012

Labirin&Senter


Sadar nggak sih kalau hidup itu sebuah pilihan? Pilihan untuk lo duduk atau berdiri, untuk menangis atau tertawa, untuk jalan terus atau berhenti maupun berbelok atau bahkan hanya sekedar jalan ditempat. Pernah nggak sih lo ngerasa seperti “kehilangan jati diri”? lo tau siapa diri lo tapi sayangnya lo nggak bisa mendeskripsikan itu, lo tau perubahan diri lo maupun orang-orang disekitar lo tapi lo nggak bisa jelasin kenapa atau apa sebabnya. Disaat banyak hal yang berubah dan lo nggak mampu nanggepin perubahan tersebut. Disaat lo “sok” kuat padahal setiap malam lo nangis sambil menjerit tanpa ada orang yang tau lo kenapa. Disaat lo butuh bantuan orang buat lepas dari lingkaran setan ini tapi lo nggak tau minta tolong ke siapa. Disaat banyak banget yang mau lo ungkap tapi nggak tau harus mulai dari mana. Disaat lo dibayang-bayangi rasa takut akan banyak orang yang bakalan jahat sama lo. Disaat kebaikan yang lo kasih nggak bisa diterima oleh orang lain atau bahkan di salah gunakan. Disaat nggak ada yang dukung lo satu orang pun. Disaat lo ngerasa lo bisa lo yakin akan suatu hal tapi nyatanya nggak seperti yang lo harapkan. Disaat lo iri liat kehidupan orang lain. Dan yang terakhir adalah..............disaat lo nyalahin diri lo sendiri tentang semua kejadian ini.

Sekarang ini lo seperti masuk ke dalam labirin yang gelap, hanya sendiri, dan lo hanya ditemani oleh sebuah senter. Lo terus mencari titik terang dari labirin itu, banyak jalan buntu untuk menuju titik terang tersebut, setiap hari lo coba lo cari sampai terkadang lo jatuh, lo capek dan lo mulai menyerah akan sebuah jalan buntu. Senter..  apa lo pernah berfikir sampai kapan senter itu mati dan nggak bisa nemenin lo lagi buat nyari titik terang? Apa lo pernah berterima kasih kepada senter itu karenanya lo bisa terus nyari jalan keluar meski gelap dan terlihat sia-sia. Pernah nggak lo bayangin masuk labirin yang gelap tanpa adanya sedikit bantuan cahaya? Dan sekarang ini yang lo bisa cuman nyesel, nangis, berbeban berat seolah-olah ada tanda tanya besar yang ada di otak lo “kapan gue bisa sampe ditempat tujuan dan menemukan titik terang tersebut?”
Tanpa lo sadari, disitulah arti kehidupan lo yang sebenernya, karena apa? Dari situ lo bisa banyak tau dan banyak belajar tentang orang di sekeliling lo. Apakah mereka beneran “tulus” atau nggak? Beneran peduli atau sekedar ingin tahu? Orang yang sekarang hidupnya mulus-mulus aja belum tentu dulunya juga enak, pasti mereka sudah berpengalaman dengan labirin dan  sahabat setianya yaitu senter. Tanpa lo sadari dibalik setiap jalan atau masalah yang lo hadapi lo bisa belajar buat mengontrol diri lo, buat selalu berfikir positif, dan pastinya bisa memberikan manfaat buat orang sekitar lo. Saat lo lagi nyari titik terang dari segala macam masalah kehidupan lo, cuman senter temen lo. Senter itu adalah Tuhan, dan batreinya adalah sebuah doa. Jadi, yang tau berapa lama senter lo hidup cuman lo, sejauh mana lo berdoa untuk mencari titik terang dari setiap tujuan yang lo cari.

Perubahan itu wajar, setiap orang pasti pernah merasakannya. Begitu juga kehidupan pasti ada pasang dan surutnya, semakin kita tetap teguh melihat sekaligus melangkah kedepan semakin kebal iman atau sifat lo menghadapi sebuah kenyataan hidup yang kita tau nggak semulus jalan tol. Yap, semoga masing-masing dari kita selalu punya senter kehidupan sesuah atau seberat apapun masalah yang lo hadapin, kerna di dunia ini nggak ada orang yang nggak ada masalah ya kecuali orang yang udah meninggal JJJJJ so, Be Tough!

November 08, 2012

The First FlashMob in Mater Dei SHS!!!





I SHUD PROUD WITH MY EX-SCHOOL. IT WAS COOL GUYS! #HBDMD23THN!

this..


Berbeda lingkungan pasti berbeda pula cara bergaulnya - @JakartaKeras

Tertarik banget sama tweet di atas, berhubung adminnya JktKeras kalo ngetweet itu subuh jadi tiba-tiba gue kebangun kerna bunyi sirine sahur okelah gue langsung buka twitter, gatau kenapa waktu baca itu kayak ada jleb momentnya tersendiri. "woy ini yang gue rasain" semacam ada triakan dari dalem hati, padahal gue belum sepenuhnya sadar -.- okelah gue nganggepnya itu sebuah gejolak yang sudah lama gue pendam. 
Kenapa ya? Harus bagaimana ya? Pertanyaan itu rasanya muncul terus tanpa permisi, jalan-jalan difikiran gue. Udah satu tahun gue disini, tapi kenapa ya gue masih selalu ngerasa jadi orang asing? Kadang gue pengen banget ngetawain diri gue sendiri, payah payah payah di kota kecil tapi kenapa justru malah merasa kecil. Gue jadi inget guru toefl gue kan, beliau bilang lebih baik ada di tempat kecil tapi kita akan menjadi besar, dari pada kita ditempat yang besar tetapi malah merasa kecil.
Complicated, itu satu kata yang bener-bener pas banget lah. Gue selalu ngerasa kalo gue berada di lingkaran setan dan gue gatau gimana caranya keluar. Kembali lagi, 16tahun berbanding dengan 1tahun, it’s too different, too far! Coba deh lo bayangin gimana rasanya kerja sama, sama orang yang nggak mau diajak kerja sama, ummm atau coba lo bayangin hidup berkelompok, kemana-mana harus bareng, satu diceritain yang lain juga harus diceritain, semacem ada ikatan yang nggak bisa lepas, kalo lepas dan pindah ke kelompok lain, celakah lah kamu karena kamu masuk kandang singa.
HAHAHHAHAAH anjing........gue kenapa jadi gini ya? Please kasih tau gue gimana cara gue bertahan disini, banyak orang bilang ‘sabar ret tinggal beberapa bulan lagi’ ngerti gue ngerti, tapi apakah setelah lulus SMA gue diizinkan kembali ke lingkungan gue? Nyaaaaaaaanyaa I don’t think so. I guess my mom&daddy thinks BRAWIJAYA university is the right place for me. singhhhhhhhhhhhX_X wanna die! They don’t know how hard I try to survive in this ‘little hell’. *free-puk-puk* dear somebody out there u shud hug me and say everything gonna be alright. :””””
Gimana cara ngerubah kebiasaan gue ya? Gue bener-bener terbiasa hidup di lingkungan yang solid, bisa diajak kerja sama, apa adanya, nggak main belakang. Oh God......gue bener-bener gamau ngeluh terus, gue malu banget cerita ke temen-temen gue yang disekolah lama, karena apa? Gue cuman diketawain doang katanya.....’njing masalah kecil doang ret? Hahahahha tai deh semuanya permainan anak sd kayak gitu mah, masa lo gitu aja lenje sih?’ ya terus gue mesti gimana? :””
Kembali lagi lah pada intinya semua itu tregantung diri masing-masing aja, kalo lo tau dan bisa ngubah presepsi diri lo tentang orang lain, gue yakin pasti bisa bertahan. Mungkin disisa akhir masa gue di SMA ini gue bakal pake kaca mata kuda, yea sedih banget tapi itu lebih baik dari pada komen A munculnya malah A+B zzzzzz maunya apa -.-
Overall, gue percaya banget kalo Tuhan punya rencana menempatkan gue disini, meski sakit gue ngerasa kalo gue akan dapet pelajaran yang super berharga disini, selain itu pengalaman-pengalaman yang bakal jadiin pribadi gue yang lebih kuat dari semula........